Baru Lima Kali Latihan Selam, Nazwa Haura Ikut Kibarkan Merah Putih di Dasar Laut

Pada Minggu, 17 Agustus 2026, ketika masyarakat Indonesia memperingati 81 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, Merah Putih berkibar di tempat yang tidak biasa. Bukan di lapangan upacara, melainkan di dasar laut Teluk Palabuhanratu, Sukabumi.
Di antara sembilan penyelam yang mengikuti upacara tersebut, ada Nazwa Haura, siswi kelas 8 SMPIT Adzkia 1. Di kedalaman sekitar tujuh meter, Nazwa mengikuti prosesi pengibaran Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Bagi Nazwa, kesempatan tersebut menjadi pengalaman yang istimewa, terlebih karena ia baru mengikuti sekitar lima kali latihan selam sebelum akhirnya mendapat kesempatan untuk menyelam di laut lepas.
Pengalaman pertama Nazwa menyelam di laut lepas tidak sepenuhnya berjalan mudah. Saat mulai turun ke kedalaman, Nazwa sempat mengalami kesulitan. Dengan bantuan instruktur, ia kemudian berhasil mencapai dasar laut dan bergabung bersama para penyelam lainnya untuk mengikuti upacara. Rasa gugup yang sempat muncul perlahan berganti dengan kekaguman. Di bawah permukaan laut, Nazwa dapat melihat langsung terumbu karang dan ikan-ikan kecil yang selama ini mungkin hanya ia lihat dari permukaan atau melalui gambar. Pengalaman itu membuat peringatan kemerdekaan tahun ini menjadi sesuatu yang berbeda bagi Nazwa. Ia tidak hanya mengikuti upacara dengan cara yang belum pernah dilakukannya, tetapi juga mendapat kesempatan untuk melihat salah satu kekayaan alam Indonesia dari dekat.
Pengibaran Merah Putih di dasar laut menjadi salah satu cara Nazwa menunjukkan rasa bangga sebagai bagian dari Indonesia. Bagi seorang pelajar, kecintaan terhadap Indonesia dapat diwujudkan melalui berbagai hal. Belajar dengan sungguh-sungguh, menghasilkan karya, meraih prestasi, berkontribusi di lingkungan sekitar, hingga mengenal dan menjaga kekayaan alam Indonesia. Nazwa menunjukkan salah satunya dengan berani mencoba sesuatu yang baru. Pengalaman tersebut juga memperlihatkan bahwa kesempatan untuk bertumbuh sering kali datang bersama tantangan.
Nilai seperti inilah yang juga penting dalam perjalanan pendidikan seorang anak. Di Adzkia, siswa didorong untuk mengenali potensi diri, mencoba berbagai pengalaman, menghadapi tantangan, dan belajar dari setiap proses yang dijalani. Sebab, setiap pengalaman dapat menjadi ruang bagi anak untuk menemukan keberanian, mengenali minat, dan mengembangkan kemampuan yang dimilikinya.
Bagi Nazwa, pengibaran Merah Putih di dasar laut mungkin hanya berlangsung dalam satu momen. Namun, pengalaman tersebut dapat menjadi bagian dari perjalanan panjangnya untuk terus belajar dan berproses. Di dasar laut Palabuhanratu, ia melihat langsung keindahan alam Indonesia. Di saat yang sama, ia merasakan sendiri bahwa untuk mencapai sesuatu yang baru, terkadang seseorang perlu berani menghadapi rasa gugup dan mencoba untuk pertama kalinya. Merah Putih yang berkibar di bawah laut hari itu pun menjadi bagian dari cerita Nazwa tentang kemerdekaan. Tentang keberanian mencoba, kesempatan untuk belajar, dan rasa bangga menjadi bagian dari Indonesia.
Barakallah, Nazwa Haura. Tumbuhlah menjadi generasi yang mampu membawa kebaikan bagi Indonesia.
Sekolah Kehidupanku, berkarakter Qur'ani.



Comments